Perlindungan Tepat Demam Berdarah Dengue pada Anak Sekolah

Dardnak Image

Kesadaran masyarakat terhadap bahaya demam berdarah dengue (DBD) terus meningkat. Sebagai salah satu penyakit endemis yang setiap tahun menelan korban jiwa, terutama pada anak-anak, edukasi mengenai pencegahan dan perlindungan menjadi langkah yang sangat penting. Bertempat di RS Mitra Keluarga Cibubur, sebuah seminar awam bertajuk “Perlindungan Tepat Demam Berdarah Dengue pada Anak Sekolah” sukses digelar dengan penuh antusiasme.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Mitra Keluarga Cibubur, bekerja sama dengan anakku.id serta didukung oleh Takeda, menghadirkan suasana yang hangat, edukatif, dan penuh semangat kebersamaan. Puluhan peserta yang mayoritas merupakan ibu-ibu muda, guru, serta masyarakat umum, tampak antusias mengikuti jalannya acara.

Suasana Seminar: Hangat dan Edukatif

Dari dokumentasi yang terekam, terlihat suasana penuh keceriaan ketika para peserta berfoto bersama pembicara dan panitia. Mereka tidak hanya datang untuk mendengar materi, tetapi juga berpartisipasi aktif dalam sesi tanya jawab. Kehadiran anak-anak di acara ini menambah nuansa kekeluargaan, sekaligus menjadi pengingat betapa pentingnya melindungi generasi penerus bangsa dari ancaman DBD.

Sejumlah peserta bahkan datang bersama keluarga, termasuk anak-anak, yang membuat seminar ini terasa lebih inklusif dan membumi. Beberapa di antaranya adalah para ibu rumah tangga, guru, dan tenaga kesehatan, yang semuanya memiliki kepedulian tinggi terhadap isu kesehatan anak sekolah.

Materi Edukasi: Mengupas Tuntas DBD

Dalam paparannya, narasumber dari RS Mitra Keluarga menjelaskan secara rinci tentang:

  1. Apa itu Demam Berdarah Dengue
    DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, namun anak-anak sekolah termasuk kelompok yang rentan.

  2. Gejala Klinis
    Gejala DBD sering kali mirip dengan penyakit lain, mulai dari demam tinggi mendadak, nyeri kepala, nyeri otot dan sendi, hingga munculnya bintik merah pada kulit. Peserta diajak untuk lebih peka mengenali tanda bahaya seperti perdarahan, muntah berulang, atau penurunan kesadaran.

  3. Pencegahan 3M Plus
    Pencegahan utama tetap dengan menjaga lingkungan, yaitu Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang barang bekas yang bisa menjadi sarang nyamuk. Plusnya adalah berbagai upaya tambahan seperti penggunaan lotion anti-nyamuk, memasang kelambu, hingga vaksinasi.

  4. Peran Vaksinasi
    Salah satu poin penting dalam seminar ini adalah pemahaman baru bahwa saat ini sudah tersedia vaksin untuk membantu melindungi anak-anak dari risiko berat akibat DBD. Narasumber menekankan bahwa vaksin bukanlah satu-satunya cara, melainkan bagian dari strategi perlindungan menyeluruh.

Antusiasme Peserta

Interaksi dua arah terlihat jelas sepanjang acara. Para peserta mengajukan pertanyaan seputar pengalaman pribadi mereka menghadapi anak yang pernah terkena DBD, cara membedakan gejala DBD dengan flu biasa, hingga keefektifan vaksin dalam memberikan perlindungan jangka panjang.

Salah satu peserta, seorang ibu rumah tangga, berbagi pengalaman bagaimana anaknya pernah dirawat di rumah sakit akibat DBD. Ia mengaku trauma dan sejak itu selalu waspada menjaga kebersihan rumah. “Saya bersyukur sekali bisa ikut acara ini, jadi lebih paham bagaimana melindungi anak-anak. Apalagi tadi dijelaskan soal vaksin, ini hal baru yang penting sekali,” ujarnya.

Peran Komunitas dan Kolaborasi

Seminar ini tidak hanya menjadi ajang edukasi, tetapi juga memperlihatkan bagaimana kolaborasi antara rumah sakit, media kesehatan, dan perusahaan farmasi bisa berjalan harmonis demi tujuan yang sama: melindungi anak-anak Indonesia.

RS Mitra Keluarga Cibubur sebagai tuan rumah menyediakan fasilitas dan tenaga medis yang siap menjawab pertanyaan. Sementara itu, anakku.id hadir sebagai platform edukasi kesehatan keluarga yang dekat dengan masyarakat, terutama ibu-ibu muda. Dukungan Takeda, sebagai perusahaan farmasi yang peduli pada isu DBD, memberikan dimensi lebih luas pada kegiatan ini.

Anak Sekolah sebagai Fokus Utama

Mengapa anak sekolah menjadi perhatian khusus? Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa kelompok usia sekolah dasar hingga menengah pertama merupakan yang paling rentan terpapar DBD. Aktivitas mereka yang banyak dilakukan di luar rumah, ditambah kurangnya kesadaran menjaga kebersihan lingkungan, membuat perlindungan pada anak sekolah menjadi prioritas.

Seminar ini menekankan bahwa orang tua, guru, dan masyarakat perlu bekerja sama. Orang tua perlu memperhatikan kesehatan anak di rumah, guru berperan mengedukasi murid di sekolah, sementara masyarakat menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Dengan demikian, perlindungan terhadap anak sekolah dapat dilakukan secara menyeluruh.

Pesan Utama: Pencegahan Lebih Baik daripada Pengobatan

Pesan besar yang dibawa seminar ini adalah bahwa pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan. DBD bisa dicegah dengan pola hidup bersih dan sehat, gotong royong memberantas sarang nyamuk, serta memanfaatkan kemajuan medis berupa vaksinasi.

Kampanye #Ayo3MplusVaksinDBD yang digaungkan dalam acara ini menjadi ajakan nyata agar masyarakat tidak hanya mengandalkan satu cara, melainkan menggabungkan berbagai langkah perlindungan untuk hasil yang optimal.

Penutup: Harapan untuk Masa Depan

Seminar awam “Perlindungan Tepat Demam Berdarah Dengue pada Anak Sekolah” ini diharapkan bukan hanya menjadi acara sesaat, tetapi awal dari gerakan berkelanjutan. Dengan semakin banyak masyarakat yang sadar, maka angka kejadian DBD dapat ditekan.

Keceriaan yang tergambar dalam sesi foto bersama mencerminkan semangat bahwa melawan DBD adalah tugas bersama. Para peserta pulang dengan pengetahuan baru, motivasi tinggi, serta tekad untuk menjaga anak-anak tetap sehat dan terlindungi.

Project Details
Client:

Takeda

Category:

Programming

Date:

2025-09-20

Website: #

Don't hesitate to contact

At our solution , we are committed to exceptional

Poke us

Prev Project

Dukung Anak Terampil dan Mandiri Melalui Bermain

Let’s work together

Each built with Teba will look different. You can customize anything appearance of your website with only a few clicks